Episode 21

“Yuuya-san――――― Bagaimana jika kamu pergi ke Ousei Gakuen”

Aku tak mengerti apa yang ia katakan kepadaku.

Ia mengatakan hal tersebut dengan tiba-tiba hingga aku tertegun, lalu gadis itu melanjutkan.

“Maaf mengatakan ini meski sudah terlambat, tapi namaku adalah Kaori Houjou. Dan aku adalah anggota osis di Ousei Gakuen”

Gadis itu membungkuk dengan cantik ―――― Aku masih terpana ketika melihat Houjou-san.

Kemudian, ketika kesadaranku kembali, aku memintanya untuk mengulangi kata-katanya.

“A-ah.. aku pergi ke Ohsei Gakuen.. apa yang kamu maksud..?”

Untuk beberapa alasan, wanita yang mengenakan pakaian pelayan menjawab pertanyaanku, bukan Houjou-san.

“Yuuya-sama. Ayah Kaori-sama adalah direktur Ohsei Gakuen, dan aku mendengar bahwa Yuuya-sama telah melindungi Kaori-sama dari orang jahat, jadi ia ingin anda datang ke sekolah kami”

“Itu.. aku hanya…”

Melindunginya bagaimana, aku tak bisa mengatakan begitu.

Karena aku hanya diserang secara sepihak.

Apakah ia merasakan perasaanku. Namun, Houjou-san berkata dengan ekspresi lembut.

“Yuuya-san. Hanya kamu yang bergerak sementara orang lain menutup mata. Itu bukan sesuatu yang bisa dilakukan siapa pun. Kamu tentu melindungiku.”

“Ah…”

Rasa terima kasih yang tulus menghantamku, dan pada saat yang sama aku merasakan kehangatan dan sedikit malu.

Houjou-san bertanya lagi.

“Bagaimana, Soal itu?”

“..Itu Aku sangat berterimakasih, tapi Kemampuan akademikku tidak baik untuk pergi ke Ousei Gakuen…..”

“Ah, Soal itu――――”

“Ano!”

Pada saat Houjou-san mencoba mengatakan sesuatu, suara itu terputus, dan Youta, yang diam sampai saat itu, berteriak.

Terlepas dari ucapan yang dihentikan, Houjou-san membalas dengan ekspresi lembut.

“Apakah ada masalah?”

“Itu, bisakah anda mendaftarkan kami?”

“eh?”

Kata Yuota dengan ekspresi percaya diri.

“Daripada orang yang disana, kami lebih unggul dan lebih baik membiarkan kami masuk kesekolah itu!”

“Itu benar! Jika kami, kami selalu mempertahankan nilai tinggi, dan kami sangat sukses dibidang olahraga! Kami banyak membantu dalam berbagai kegiatan klub di sekolah!”

Dalam kata-kata Youta, Sora juga menjadi bantuan untuk kalimatnya.

“Karena itu, tahun depan kami pasti akan――――”

“Saya menolak.”

“wa….?”

Youta mencoba melanjutkan kata-katanya dengan penuh keyakinan, ditolak oleh Houjou-san kali ini.

“Ah, tidak, itu… barusan, apa…?”

“Sudah kubilang, aku menolaknya.”

Youta dan Sora, Jangan-jangan mereka tak berikir akan ditolak, aku tertegun.

Aku juga, tak berharap akan ditolak seperti itu.

Faktanya, Youta dan Sora lebih baik.

Bahkan bagiku, jika mengulang pelajaran setiap hari, nilaiku tak begitu baik, Olahragapun begitu.

“Youta yang tak puas bertanya pada Houjou-san.

“Ke-kenapa !? Kita lebih baik dari orang itu ――――”

“Aku tak akan bilang.”

“eh..”

Houjou-san yang tersenyum sampai beberapa waktu yang lalu, berkata kepada Youta dan Sora dengan jelas dan tegas.

“Bagiku, Yuuya-san adalah penyelamatku. Kenapa aku harus mendaftarkan orang yang menghinanya?”

“So-soal itu…”

“Dan juga, Perbuatanmu sehari-hari telah diselidiki.”

“ehh!?”

Kata-kata Houjou-san membuat Youta dan Sora terkejut.

Kemudian, ketika Houjou-san melihat ke arah wanita di sebelahnya, wanita pelayan itu memberitahukannya dengan acuh tak acuh.

“Ketika kami mengundang Yuuya-sama ke ‘Ousei Gakuen’, kami melakukan survei di daerah sekitarnya. Tentu saja, hubungan sekitarnya dengan manusia juga… Ternyata, Tidak hanya Youta-sama dan Sora-sama melakukannya kepada Yuuya-sama tetapi juga pada siswa lainnya. Tentu saja, diketahui bahwa tidak hanya Youta-sama dan Sora-sama, tetapi juga banyak siswa lain dan bahkan guru juga melakukan membullynya.

“Ap…”

Youta dan Sora kecewa dengan kata-kata wanita pelayan itu. Tentu saja aku juga.

Namun, Sora segera membantah.

“Ti-tidak mungkin adakah buktinya!?”

“Bagaimana bukti terkait dengan itu?”

“Hal itu, untuk membuktikan kami tidak bersalah ――――”

“Apakah begitu. Kalau begitu mari perjelas. Ada bukti atau tidak kami tak peduli dengan itu.

“Tidak peduli…!?”

“Tidak Pedulikan? tujuan kami hanya ingin mengundang Yuuya-sama ke ‘Ousei Gakuen’ dan dari informasi yang kami terima, kami sampai pada kesimpulan bahwa kami tidak ingin anda diterima. Ah, jangan khawatir. Saya tidak punya niat membocorkan informasi ini kepada media, dll”

Sora dan Youta tak bisa mengatakan apapun terhadap perkataan wanita pelayan itu.

Ketika Houjou-san melirik pada wanita pelayan itu, Seketika ia membungkukkan diri dan mengambil langkah mundur.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, Tidak sulit untuk mendaftar atau pindah ke sekolah kami.”

“Heh!?”

“jika selalu melakukan hal-hal baik, mudah untuk mendaftar atau pindah ke Ousei Gakuen, bahkan jika itu tak berjalan dengan baik kamu dapat melakukannya tergantung kepada kemampuan akademikmu. Daripada itu, sikap kemanusiaan sangat diperhatikan. Jadi, sangat tak mungkin bagi kalian berdua untuk mendaftar”

Youta dan Sora mendengarkannya dengan putus asa.

Meskipun sekolahku adalah sekolah menengah yang konsisten, tentu saja ada orang yang ingin pergi ke sekolah menengah lainnya.

Mereka biasanya memilih tingkat sekolah yang lebih tinggi daripada yang sekarang.

Kemudian, melihat reaksi Youta dan Sora, tampaknya mereka berpikir untuk pergi ke sekolah lain, dan mungkin sekolah menengah yang mereka tuju adalah ‘Ousei Gakuen’.

Tentu saja, ada sekolah menengah tingkat atas di sekitar sini, jadi tidak bisa dihindari bahwa Youta dan Sora membidiknya. Seharusnya tak ada masalah dengan kemampuan akademis Youta.

Namun, sekolah yang menjadi tujuannya.. dan lagi, jika anak perempuan direktur itu mengatakan bahwa tak mungkin untuk masuk kesana, reaksi ini tak dapat dihindari.

Tidak seperti ketika berbicara dengan Youta dan Sora, Houjou-san menoleh ke arahku lagi dengan ekspresi lembut, dan mulai berbicara.

“Aku minta maaf, atas hal yang tak perlu dibicarakan.. Tapi, karena alasan yang aku sebutkan sebelumnya, Yuuya-san tidak memiliki masalah untuk dipindahkan ke ‘Ousei Gakuen’.”

“Ja-jadi begitu..”

“Entah kenapa, kebijakan ‘Ousei Gakuen’ telah berubah…

Biasanya, kemampuan akademik dan kemampuan atletik sangat terlibat, tetapi untuk mengatakan bahwa itu tidak ada hubungannya dengan ini …

Tanpa sadar memegang wajahnya, Houjou-san berkata sambil tersenyum.

“Pertama, Maukah kamu datang ke sekolah kami sekarang? Ayahku… berbicara dulu dengan direktur, tidak masalah jika kamu memutuskan setelah itu.”

Dengan itu, Houjou-san mendesakku ke limusin.

Wanita pelayan membuka pintu dengan siaga, mungkin dia tahu apa yang dikatakan Houjou-san.

“Oh, Yuuya-san. Aku katakan sebelumnya bahwa tidak akan mengungkapkan informasi kedua orang itu, tetapi yakinlah bahwa para guru telah diberhentikan, jadi tenang saja.”

“I-iya!?”

Tenang bagaimana!? Aku hanya takut dengan kemampuan untuk mengumpulkan informasi dan bertindak secepat itu!?

Tidak, tentu saja, aku ditindas oleh guruku! Hukuman fisik adalah hal biasa, dan seluruh kelas juga melakukannya hal yang sama untuk lebih menindasku!

Terkejut oleh hal itu, aku terkejut kembali, oleh Houjou-san yang membungkuk pada Youta yang terpana sambil tersenyum.

“Kemudian, Semoga harimu menyenangkan”

Kemudian, saat itu, aku menuju ke ‘Ousei Gakuen’.